BERTAHANLAH


Untukmu yang sedang tidak baik-baik saja,
Untukmu yang berusaha memperpadat kegiatan agar tidak merasa kesepian,
Untukmu yang rela melakukan apa saja agar sedikit dapat mengurangi kepedihan,
Untukmu yang menunggu seisi rumah terlelap lalu kemudian menangis sendirian,
Untukmu yang menatap langit-langit kamar hingga tengah malam sebab yang kamu rasakan hanya kehampaan,
Untukmu yang berdoa sambil bercucuran air mata—berharap agar Tuhan berkenan sedikit saja mengurangi kesedihan,
Untukmu yang mengisap berpuntung-puntung rokok dan berharap sesak di dada mampu ikut dengan asap yang kamu embuskan ke udara,

Untukmu yang merasakan segalanya memburuk memburuk memburuk memburuk terpuruk,
Untukmu yang hampir menyerah sebab keadaan tak kunjung membaik juga,

Terima kasih masih cukup kuat sampai detik ini, terima kasih sudah bertemu denganku lewat tulisan ini.

Kamu luar biasa.
Istirahatlah.
Bertahanlah sebentar lagi,
Sedikit lagi.

Bisa, ya?
Pasti bisa.

Home